Hendra Wicaksono

Entri Populer

Rabu, 21 Desember 2011

Simple Past Future Tense

seorang pustakawan terkadang tidak hanya mengetahui mengenai pustaka dan biladang keilmuan terkait, namun harus dapat memahami bidang ilmu lain yang dirasakan memang harus dipahami dan dipelajari sebagai ilmu tambahan sehingga dapat lebih memahami dan memaksimalkan kinerja pustakawan,
grammar adalah dasar ilmu yang sering dilupakan karena sering dianggap sepele. saya mencoba kembali membahas lebih jauh tentang grammar...
kali ini saya akan mencoba sedikit memberikan pengetahuan mengenai salah satu gramar yaitu Simple Past Future Tense yang biasa digunakan untuk mengungkapkan kejadian yang akan terjadi pada masa lalu (bukan masa sekarang, kebalikan dari simple future tense).
Rumus
Positif (+)
Subject + should/would + be + object
Subject + should/would + verb I + object
Negatif (-)
Subject + should/would + not + be + object
Subject + should/would + not + verb + object
Tanya (?)
Should/would + subject + be + object ?
Should/would + subject + verb I + object ?
Contoh – simple past future tense :
He should be in Banten next month (+)
- dia akan telah berada di Banten bulan depan
He should not be in Banten next month (-)
- dia tidak akan telah berada di Banten bulan depan
Should he be in Banten next month ? (?)
- apakah dia akan telah berada di Banten bulan depan ?
I should be pick up when you arrive at the station tomorrow (+)
- saya akan sedang sudah menjemput ketika kamu tiba di stasiun besok
I should not be pick up when you arrive at the station tomorrow (-)
- saya tidak akan sedang sudah menjemput ketika kamu tiba di stasiun besok
should you be pick up when I arrive at the station tomorrow ? (?)
- apakah kamu akan sedang sudah menjemput ketika saya tiba di stasiun besok ?
diatas sedikit pengetahuan mengenai Simple Past Future Tense, bagi yang lebih paham mungkin dapat saling memberi masukan sehingga menjadi lebih baik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar