Hendra Wicaksono

Entri Populer

Jumat, 13 Januari 2012

SHALL AND WILL

Sering kali kita di bingungkan dengan penggunaan will dan shall, nah pada kesempatan kali saya akan membahas tentang penggunaan shall dan will secara lebih terperinci.
Selain di gunakan untuk menyatakan bentuk yang akan datang, shall and will dapat digunakan untuk menyatakan:
1.Kehendak/Kemauan pokok kalimat,dipakai will untuk semua subject :
   contoh : I will do it myself = Saya mau mengerjakannya sendiri
2. Perjanjian = shall
    contoh : I shall meet you tomorrow by 5 o'clock = Saya akan menemui anda sebelum pukul 5 besok.
3. Perintah keras = Shall
    contoh : You shall study for the test! = Kamu seharusnya belajar untuk ujian itu!
4. Should ( bentuk past dari shall), dipakai untuk semua object untuk menyatakan sepatutnya
    contoh : I should help her, but I am very busy now : Saya sepatutnya membantu dia, tetapi saya sangat sibuk sekarang.
  Bagaimana sangat mudah bukan membedakan penggunaan Will dan Shall?

Sumber : Hartanto, John Suryadi. 1995. Tata Bahasa, Bahasa Inggris Lengkap  (English Grammar). Surakarta : Indah.

Kamis, 05 Januari 2012

INTERJECTION (KATA SERU)

Interjection atau kata seru ialah kata atau frasa yang menunjukkan ungkapan atau luapan emosi atau perasaaan, misalnya perasaaan terkejut, senang, sakit, heran, dan lain-lain, yang biasanya diungkapkan dengan nada tinggi dan biasanya berada di permulaan kalimat.

 Ini adalah beberapa contoh interjection :Ouch!, Hurrah!, Oh dear!, Good Heavens!, Hey!, Hi!, Ugh!, Phew!, Huh!, Wow!, Pooh!, Whew!, Hem!, Good gracious!, Hell!, Heavens!

Dalam kamus Ingris-Inggris, Interjection di beri tanda interj, sedangkan dalam kamus inggris-Indonesia, kata seru di beri tanda kseru

contoh : Hurrah! i'm the first!  (Ungkapan kebahagiaan)
             Ouch! It's painful.      (Ungkapan kesedihan )
             Hey !I'm coming!      (Ungkapan minta perhatian)

* Nah di bawah ini ada beberapa catatan saat kita menggunakan interjection

a. dalam sebuah kalimat, interjection tidak menempati posisi apapun . interjection berbeda dari kelas kata atau parts of speech
     contoh : Wow! you're great.
b. Tanda seru maupun koma terkadang digunakan dalam interjection
    contoh : Oh! There you are
                 Oh, there you are
c. Beberapa interjection menempati posisi tertentu dalam sebuah kalimat.
    contoh : John's only reply was "Shh!'
                 -> "Shh" sebagai subject complement.
                "Hell" was what she shouted when I pointed out his errors.
                -> "Hell" sebagai subject


Sumber : Solahudin, M. 2009. Pedoman Menaklukkan Parts of Speech. Jogjakarta: DIVA Press.